Bursa tiket pesawat.... paling murah....
Dimulai dengan Bissmillaah....


SELAMAT DATANG ... ... ...

Kami melayani:
- Pemesanan tiket pesawat secara Online
- Menerima pendaftaran untuk menjadi agen penjualan tiket pesawat & pulsa elektrik

Jumat, 21 Oktober 2011

Penerbangan Garuda Alami Keterlambatan


JAKARTA, KOMPAS.com- Akibat cuaca buruk di Jambi, Lampung, dan Banjarmasin (Kalimantan Selatan), pada hari Jumat (21/10/2011) pagi, penerbangan maskapai Garuda Indonesia menuju kota-kota itu mengalami keterlambatan. Ada pesawat yang mengalami delay, keterlambatan hingga dua jam.
"Kami tak dapat memaksakan diri terbang karena ini menyangkut cuaca," kata Manajer Media Garuda Indonesia Ikhsan Rosan, saat dihubungi.
Ikhsan pun menjelaskan, keterlambatan penerbangan Garuda di pagi hari berimbas pada penerbangan-penerbangan berikutnya, karena bergesernya waktu rotasi pesawat.
"Jadi seharusnya menggunakan pesawat pagi, tapi karena pesawat pagi belum terbang maka penerbangan siang hari di kota-kota lain juga terganggu," kata dia.
Seorang calon penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, Tati, menginformasikan bahwa pada sore ini masih ada banyak penerbangan Garuda yang terlambat.
Keterlambatan tersebut, merupakan kabar tidak sedap bagi pelanggan Garuda. Padahal baru hari Kamis kemarin Garuda menyambut kedatangan pesawat terbaru Boeing B737-800NG ke-48, yang juga merupakan pesawat B737 series ke-123 yang telah diserahkan ke Garuda Indonesia.
Kedatangan pesawat B737-800NG tersebut disambut oleh Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono dan jajaran manajemen Garuda Indonesia di Hanggar 2 Garuda Mainenance Facilities Aero Asia, Cengkareng.

original post:
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/10/21/15550385/Penerbangan.Garuda.Alami.Keterlambatan.. 

Selasa, 09 Agustus 2011

Mudik? Rencanakan Dengan Matang Agar Kantong Terjaga

TRIBUNNEWS.COM - THR sudah mampir. Mudik sudah di depan mata. Namun, agar perjalanan nyaman dan tenang tanpa terganggu oleh persoalan keuangan, kiat dari Safir Senduk dan rekan berikut layak disimak.

1. Rencanakan Pengeluaran
Sebenarnya, membuat rencana pengeluaran untuk mudik sama saja seperti merencanakan keuangan lainnya. Namun, memang persiapannya harus lebih matang. Mulai dari mengatur jadwal keberangkatan, jumlah anggota keluarga yang akan ikut, transportasi yang akan dipakai, biaya selama mudik, membeli oleh-oleh, termasuk untuk "salam tempel".

Jika sudah punya rencana yang jelas, sesuaikan dengan rencana pengeluaran. Anda bisa memakai pemasukan tidak rutin untuk menanggulangi pengeluaran mudik. Jadi, pos pengeluaran rutin tak akan terganggu, dan jelas tak akan bikin sakit kepala melihat tagihan kartu kredit.
Pos pemasukan tidak rutin ini bisa dari THR, atau sengaja menabung khusus untuk ritual mudik. Anda pun bisa membuat perkiraan melesetnya anggaran dari pengalaman selama ini. Yang penting, Anda perlu disiplin dengan rencana yang dibuat. Paling tidak, jangan sampai melewati anggaran maksimal. Lalu, biaya apa saja yang harus dipersiapkan?
          * Biaya transport, makan dan minum selama perjalanan (pergi dan pulang)
          * Biaya membeli oleh-oleh
          * Biaya hidup selama di kampung halaman
          * "Salam tempel" atau angpau untuk sanak saudara di kampung
          * Biaya keamanan untuk menjaga rumah

2. Selesaikan Semua Kewajiban
Hati pasti lebih tenang dan nyaman bila mudik tanpa hutang. Bereskan semua "beban" yang mungkin muncul, terutama tagihan-tagihan yang datang rutin seperti rekening listrik, air, cicilan rumah, kartu kredit, gaji dan THR pembantu, dan lainnya.
Disarankan jangan menundanya karena setiap kewajiban pasti ada konsekuensinya. Misalnya, bunga tagihan membengkak atau listrik diputus. Tentu tidak enak 'kan, pulang mudik tiba-tiba rumah menjadi gelap gulita dan anak-anak menangis karena tak bisa menonton teve.
Satu hal lagi, kewajiban yang harus dibereskan termasuk yang menyangkut ibadah, yaitu membayar zakat fitrah. Ada sebagian orang yang menjadikan momen Ramadhan untuk memayar zakat maal (harta). Ada juga yang menjadikannya untuk memenuhi nazarnya. Selain memenuhi ibadah, hati pun jadi lebih tenang.

3.Siapkan Dana di ATM, Debit, atau Kartu Kredit  
Cara lain yang bisa dilakukan agar dana Anda tetap sesuai rencana adalah dengan memakai kartu, entah ATM, Debit, atau Kartu Kredit. Kita memang tak bisa prediksi kebutuhan seluruhnya secara mendetail. Selain itu, membawa uang tunai akan berisiko lebih besar di samping cenderung akan lebih boros.
Jadi, sebaiknya saat mudik Anda cukup membawa biaya perjalanan dan makan saja. Sedangkan biaya untuk hidup atau "salam tempel" bisa diambil melalui ATM setelah sampai di kampung halaman.
Namun ingat, fungsi kartu-kartu tadi sebenarnya lebih untuk berjaga-jaga saja, bukan sebagai uang tambahan yang tiba-tiba turun dari langit. Walaupun berbentuk credit card, pastikan Anda memiliki dana lebih untuk langsung membayar tagihannya.
Nah, kiatnya tak sulit, bukan? Selamat mudik dengan tenang dan nyaman!

original post: http://id.berita.yahoo.com/mudik-rencanakan-dengan-matang-agar-kantong-terjaga-012845558.html

Harga Selangit, Tiket Pesawat Mudik Tetap Diburu

TEMPO Interaktif, Jakarta:Tiket pesawat dan kereta api untuk mudik Lebaran menjelang akhir Agustus 2011 sudah habis terjual. Situs-situs resmi beberapa maskapai penerbangan sudah menutup penjualan untuk keberangkatan 27-28 Agustus, terutama untuk kota-kota tujuan di Jawa.
Tiket yang masih tersedia untuk tanggal keberangkatan lain dijual dengan harga tinggi. Tiket Air Asia rute Jakarta-Yogyakarta untuk 26 Agustus, misalnya, dibanderol Rp 735 ribu. Begitu pun tiket untuk Garuda Indonesia, dijual dengan harga selangit. Penerbangan Jakarta-Surabaya, yang biasa dipatok Rp 791 ribu, melonjak menjadi Rp 1,3 juta pada 26 Agustus, dan kembali turun menjadi Rp 1,1 juta untuk keberangkatan tanggal 27 dan 28.
Untuk tujuan Yogyakarta, tarif pada 24 Agustus dibanderol Rp 657 ribu, meroket menjadi Rp 1,04 juta untuk 26 Agustus, dan turun lagi untuk 27 Agustus menjadi Rp 908 ribu. Semua situs maskapai penerbangan memasang peringatan bahwa harga dapat berubah sewaktu-waktu.
Meski tiket mahal, tampaknya konsumen tetap bergairah membelinya. Dian Makmur Sentosa Travel di Tangerang, misalnya, melayani ratusan permintaan tiket dalam sepekan ini. »Setidaknya ada 30 orang yang memesan tiket untuk keberangkatan tanggal 26 hingga 30 Agustus mendatang dalam waktu satu hari,” kata pegawai Dian Makmur, Selasa lalu.
Di Papua Travel, Tangerang, harga tiket ke Medan mencapai angka tertinggi Rp 1,73 juta dengan pesawat Lion Air. Sedangkan pesawat Batavia Air tujuan Padang, dari harga normal Rp 533 ribu naik 100 persen menjadi Rp 1,3 juta.
Pegawai biro perjalanan Papua, Rais S., mengatakan pemesan rata-rata memesan tiket untuk keberangkatan 25-30 Agustus dan 3-6 September 2011. Harga tak soal, »Konsumen hanya minta supaya tidak ada penundaan.”
Akan halnya tiket kereta api eksekutif dan bisnis sudah tak bersisa untuk keberangkatan 27-28 Agustus. Sebanyak 32.100 tiket kereta api terjual pada Senin dan Selasa lalu. Tiket itu habis hanya beberapa jam setelah loket dibuka. Tak sedikit pembeli tiket yang menginap di stasiun demi mendapatkan tiket kereta.
Juru bicara Daerah Operasi I PT Kereta Api Indonesia, Mateta Rizal Ulhaq, menerangkan bahwa tiket terjual cepat karena fasilitas penjualan tiket terbagi di empat tempat: minimarket, bank, kantor pos, dan biro travel. Di biro travel yang bekerja sama dengan PT KAI, penumpang akan mendapat tiket langsung. Sedangkan di minimarket, bank, dan kantor pos, penumpang mendapat struk yang bisa ditukar di loket stasiun pada hari keberangkatan stasiun. Sedangkan tiket kereta ekonomi baru bisa dibeli 7 hari sebelum hari keberangkatan.
Yang masih tersisa adalah tiket untuk keberangkatan 29 Agustus dan setelahnya. "Kemungkinan karena diperkirakan jatuh pada malam takbiran," kata Mateta kemarin. Ia memperkirakan penjualan tiket keberangkatan pada 30 Agustus masih diminati pemudik. "Karena ada juga pemudik yang pergi setelah salat id."
AYU CIPTA | HERU TRIYONO | RATNANING ASIH

original post: http://id.berita.yahoo.com/harga-selangit-tiket-pesawat-mudik-tetap-diburu-213310461.html

Rabu, 27 Juli 2011

Kemenhub Siap Sediakan Pilot Cadangan untuk Garuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan telah mengintruksikan kepada PT Garuda Indonesia untuk menghubungi maskapai lainnya untuk bantuan jika ada penumpang yang tidak terlayani.

Hal ini diminta Kemenhub agar tidak ada penumpang yang terlantar karena aksi mogok 564 pilot pesawat Garuda Indonesia yang tergabung Asosiasi Pilot Garuda (APG) pada Kamis (28/7/2011), besok.

"Kementerian Perhubungan sebagai regulator sudah meminta kepada Airlines, Garuda itu untuk mengatasi masalah penumpang. Kepada airline kita minta melakukan hubungan dengan airlines lain, kalau ada penumpang yang tidak bisa berangkat karena aksi mogok itu," ungkap Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Udara Kementerian Perhubunga, Herry Bhakti S Gumay kepada Tribunnews.com, Jakarta, Rabu (27/7/2011).

Selain itu, kemenhub meminta kepada pihak pengelola Bandara untuk melakukan antisipasi mengenai rencana aksi mogok besok. Sehingga kenyamanan dan keamanan penumpang tetap diberikan. Dia juga menyebutkan kemenhub siap jika diminta bantuan pilot oleh Garuda Indonesia.
"Kalau diminta dan dibutuhkan juga di kemenhub ada pilot yang stanby, jumlahnya tidak signifikan. Tapi ini harus disesuaikan dengan aturan kebutuhan operasional pesawat terbang," urainya.

original post: http://id.berita.yahoo.com/kemenhub-siap-sediakan-pilot-cadangan-untuk-garuda-093801000.html

Asosiasi Pilot Garuda Pastikan Aksi Mogok akan Berlangsung

Asosiasi Pilot Garuda Pastikan Aksi Mogok akan Berlangsung
Jakarta - Hingga detik ini tak ada perundingan antara manajemen Garuda dengan para pilot yang tergabung dalam Asosiasi Pilot Garuda (APG). APG memastikan aksi mogok yang mereka rencanakan akan berlangsung mulai dini hari nanti sesuai rencana.

"APG tak bermaksud menjatuhan manajemen Garuda, Namun APG kecewa, aspirasinya kurang mendapat respon positif. Belum ada jalan keluar. Berdasarkan hal tersebut maka APG akan melakukan hak untuk melakukan mogok kerja," ujar pengacara APG, Adnan Buyung Nasution, dalam jumpa pers di Restoran Pulau Dua, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (27/7/2011).

Buyung mengatakan, mogok kerja adalah hak dasar penerbangan yang dapat dilakukan secara sah dan damai. "Mogok akan berlangsung mulai 28 Juli 2011 pukul 00.00 WIB sampai pukul 23.59 WIB atau selama 24 jam," katanya.

Buyung menyatakan, telah berusaha melakukan mediasi antara APG dan manajemen Garuda. Ia telah menghubungi CEO Garuda Emirsyah Satar untuk mengajaknya bertemu Presiden APG, Stephanus, untuk menyelesaikan masalah ini.

"Tadi malam saya masih coba mediasi, bicara dengan Pak Emir. Beliau percaya diri tidak ada masalah. Beliau mengatakan, kalau saya terima sendiri itu merusak sistem. Ini ada sikap keangkuhan," kata Buyung.

Aksi mogok ini digelar APG untuk menuntut perbaikan operasional kerja penerbangan Garuda. Menurut APG, telah terjadi miss management di Garuda. Hal ini karena ditambahnya jumlah pesawat namun tak disertai penambahan jumlah penerbang. APG juga mengkritik kesenjangan gaji antara pilot lokal dan asing. Namun hal itu dibantah manajemen Garuda.
(nal/nal)

original post: http://www.detiknews.com/read/2011/07/27/162020/1690707/10/asosiasi-pilot-garuda-pastikan-aksi-mogok-akan-berlangsung?n990102mainnews

Senin, 25 Juli 2011

Apa yang Dilakukan Selama Transit?

Sebuah perjalanan panjang yang melintasi benua biasanya memerlukan transit — persinggahan sementara di bandara tertentu yang biasanya terletak di antara bandara keberangkatan dan tujuan.

Sebagai pejalan, yang kita ketahui umumnya hanyalah berapa lama dan tempat transit. Banyak orang berkata, masa transit yang singkat itu bagus, karena kita tidak perlu menunggu lama mencapai tempat tujuan. Tetapi tahukah Anda bahwa masa transit singkat itu justru membuat kita lelah?

Selain karena harus buru-buru mengejar pesawat, kita tidak akan sempat beristirahat dari ruang duduk pesawat yang sempit itu. Bayangkan saja: kita hanya pindah pesawat untuk kemudian duduk tak bergerak lagi selama berjam-jam.

Masa transit yang cukup lama akan membantu kita mengatasi jet lag dan menikmati perjalanan. Tetapi, sisi negatifnya, jeda panjang dapat membuat kita bosan dan lelah.

Berikut ini beberapa hal yang dapat kita lakukan selama transit:

Mandi


Hampir setiap bandara transit menyediakan kamar mandi, walau tak semua diperlengkapi dengan alat mandi seperti sabun atau shampo. Di Dubai, misalnya, terdapat dua jenis kamar mandi. Pertama, yang gratis namun tanpa alat mandi. Kedua, yang berbayar ($ 5-15, Rp 43-130 ribu) dengan alat mandi lengkap — sikat gigi, sabun hingga handuk.

Anda pun menjadi lebih segar dan rileks untuk melanjutkan separuh perjalanan yang tersisa.

Istirahat


Jika membawa selimut atau bantal kecil, Anda bisa mencoba merebahkan diri dan tidur di sudut-sudut bandara yang aman dan nyaman. Beberapa bandara, seperti Incheon di Seoul, bahkan menyediakan tempat istirahat dengan kursi yang bisa direbahkan. Ada pula beberapa kursi pijat yang berbayar.

Tetapi jika masa transit lebih dari 12 jam, sebaiknya Anda menyewa kamar di hotel transit.


Menyambangi dunia maya


Gunakanlah laptop atau telepon seluler Anda untuk tersambung ke Internet dengan fasilitas Wi-Fi gratis, atau gunakan komputer yang tersedia di bandara. Daripada menelepon rumah, lebih murah chatting kan?

Membaca


Punya beberapa buku yang belum selesai dibaca? Saat-saat seperti ini sangat cocok untuk membaca buku sampai habis!

Berkeliling bandara


Setelah berjam-jam duduk terus di pesawat, inilah saatnya berolahraga kecil! Jalan-jalan keliling bandara yang besar bisa membunuh kebosanan. Beberapa bandara punya museum atau kegiatan kebudayaan (misalnya, menggambar atau membuat kerajinan tangan). Banyak bandara yang arsitekturnya menarik dan mengagumkan.


Keluar bandara


Bila ketentuannya memungkinkan, kita bisa keluar dari bandara dan menikmati lokasi di sekitar. Periksalah terlebih dahulu di Internet, apakah kita bisa melewati imigrasi tanpa harus punya visa atau ketentuan lain.

Warga Indonesia yang transit di Hong Kong, Singapura, Istanbul, Bangkok atau Kuala Lumpur bisa keluar bandara tanpa harus menggunakan visa yang diurus sebelumnya. Kabarnya, untuk Seoul dan Taipei kita bisa keluar imigrasi, asalkan menunjukkan visa negara tujuan seperti Amerika, Jepang atau Schengen (Eropa) dan punya tiket terusan.

Bercengkerama


Pergi berdua pasangan atau bersama keluarga? Inilah saatnya Anda bersenang-senang dengan rekan perjalanan. Bermain dengan anak, bercanda dengan istri atau teman, atau mengajak mereka makan di suatu tempat. Nikmatilah perjalanan sesungguhnya.

Mengamati pesawat


Bagi penggemar dunia penerbangan, bandara adalah tempat yang menyenangkan. Di sini dapat terlihat pesawat yang baru mendarat atau lepas landas. Ada pula yang merapat ke apron lalu mengeluarkan penumpang. Amatilah berbagai jenis pesawat, ambil foto pesawat maskapai tertentu dan upload ke Flickr.


Sigit Adinugroho bisa dikunjungi di blog perjalanannya, www.ranselkecil.com
 
original post: http://id.travel.yahoo.com/jalan-jalan/136-apa-yang-dilakukan-selama-transit

Rabu, 15 Juni 2011

Sriwijaya Air bagi-bagi Souvenir untuk Anak Sekolah

Holiday for Kids 
 
 
Dalam rangka menyambut liburan anak sekolah, Sriwijaya Air menyelenggarakan program Holiday For Kids, yang  berlangsung pada tanggal 17 Juni 2011 s/d 11 Juli 2011. Selain untuk ikut memeriahkan masa liburan anak sekolah, program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Sriwijaya Air dalam memberikan apresiasi kepada anak-anak, khususnya untuk mereka yang selesai menempuh ujian di sekolah masing-masing. “Ini adalah bentuk hadiah untuk anak-anak usai kerja keras menempuh ujian untuk kenaikan atau kelulusan,” ujar Agus Soedjono, Senior Manager Corporate Communication. 
Holiday For Kids merupakan program pemberian souvenir kepada pelanggan anak-anak yang menggunakan  penerbangan Sriwijaya Air. Souvenir ini akan dibagikan pada saat berada di pesawat. Program ini hanya berlaku bagi pelanggan yang melakukan penerbangan (outgoing) dari Jakarta dan  Surabaya.
Ada beberapa jenis souvenir yang telah disediakan, antara lain buggy transformationdirt bike robot super transformationaircraft transformablesmart carturbo motor, dll. Souvenir yang akan dibagikan akan disesuaikan dengan persediaan. Untuk tahun ini, Sriwijaya Air telah menyediakan 21.900 pcs souvenir untuk dibagikan kepada pelanggan anak-anak.

http://www.sriwijayaair.co.id/id/news/2011/06/14/sriwijaya-air-bagi-bagi-souvenir-untuk-anak-sekolah

Senin, 13 Juni 2011

Early Bird Fares from Garuda Indonesia

Garuda Indonesia is pleased to offer “Early Bird Fares” on all international and domestic routes valid until 31 March 2012. These fares are only available online but you must book and purchase your tickets online no later than Monday 20 June 2011. And now Visa or MasterCard credit card holders do not have to be part of the travelling party.

With Early Bird Fares you also enjoy Audio & Video On Demand in all Classes on our Airbus A330-200/300 and Boeing 737-800 Next Generation aircraft.

Seats are limited.



The Domestic fares shown are only available online and are our lowest fares.
 
Jakarta-Surabaya Returnfrom Rp.786,000*
 Jakarta-Denpasar Returnfrom Rp.956,000* 
 Jakarta-Balikpapan Returnfrom Rp.1,120,000* 
 Jakarta-Medan Return from Rp.1,282,000*
 Jakarta-Makassar Returnfrom Rp.1,308,000*  
 
*Terms & Conditions
· For International Fares taxes not included.
· For Domestic Fares, Taxes, Fuel Surcharge, and Insurance included.
· Blackout dates apply.
· Maximum Stay 14 days from day of departure.

Rabu, 08 Juni 2011

perubahan bagasi cuma-cuma lion air

Ketentuan Bagasi Cuma-Cuma, berlaku mulai tanggal 13 Juni 2011-UFN:
- Penerbangan Lion Air : 20 Kg
- Penerbangan Wings Air : 15 Kg